Jumat, 09 Oktober 2020

Business Model Canvas (BMC) Lumpia Semarang

Apa sih itu Business Model Canvas ?. Yuk simak artikel ini, karena disini saya akan menjelaskan tentang bisnis model canvas, mudah-mudahan bisa bermanfaat ya.

Bisnis Model Canvas (BMC) adalah salah satu dari sekian model bisnis yang berkembang di dunia. Model bisnis adalah strategi yang dibuat diawal untuk menjalankan sebuah bisnis serta mengatur hubungan antara bagian produksi, distributor hingga ketangan konsumen.

Dengan menggunakan model bisnis ini, kita dapat menggambarkan dan membentuk beberapa aspek bisnis sebagai sebuah strategi yang utuh. Bisnis model kanvas ini terdiri dari sembilan element yang dapat menunjang berjalannya sebuah bisnis.

Sebuah bisnis memerlukan sebuah strategi yang dapat menunjang jalannya usaha kedepan. Untuk itu, bisnis model canvas bisa menjadi salah satu tools untuk menciptakan strategi bisnis. Dan sebelum menciptakan strategi, ada baiknya mempersiapkan kesembilan elemen bisnis model canvas dan ini adalah salah satu perencanaan BMC terkait dengan bisnis saya yaitu Lumpia Semarang.

" Lumpia Semarang "
 
" Bisnis Model Canvas "

1. Customer Segments (Segmentasi Kosumen)

Target konsumen yang akan menjadi sasaran untuk pelanggan anda. Target konsumen bisnis lumpia yaitu mahasiswa kampus, pegawai kantor sekitar kampus, dan masyarakat umum.

2. Value Proposition (Proposisis Nilai Konsumen)

Anda memfokuskan pada nilai yang diberikan kepada pelanggan, apa yang bisa anda tawarkan dari produk yang menjadi nilai tambahan dari bisnis anda dengan bisnis yang lain sehingga menghasilkan keunggulan kompetitif. Value proposition dari bisnis lumpia adalah cemilan khas langsung dari semarang, kulit lumpia yang berkualitas, pengemasan bagus, dan memiliki berbagai macam isian dari lumpia.

3. Channels (Saluran)

Channel adalah cara anda menjangkau customer untuk menjadikan pelanggan serta membeli produk yang anda tawarkan melalui saluran Online dan Offline sehingga dapat sampai kepada konsumen. Disini saya menggunakan sosial media seperti Whatsapp, Instagram, dan Website online lainnya serta direct selling kepada mahasiswa kampus.

4. Customer Relationship (Hubungan Konsumen)

Customer relationship adalah anda harus menjalin ikatan dengan pelanggan. Perlu pengawasan yang ketat dan intensif agar pelanggan tidak mudah berpaling ke bisnis yang lain hanya karena jalinan hubungan yang kurang baik. Dalam hal ini bisnis lumpia menjalin ikatan terhadap pelanggan dengan memberikan promo, free saos, cabai rawit, daun bawang  dan memberikan pelayanan yang personal dan cepat.

5. Revenue Streams (Sumber Pendapatan)

Revenue Streams dalam BMC adalah Cara yang dilakukan supaya bisnis yang anda lakukan dapat menghasilkan uang dari nilai yang anda tawarkan kepada konsumen. Untuk meningkatkan pendapatan bisnis, saya melakukan transaksi jual beli lumpia dan memasang iklan seperti brosur, banner, dan pamflet.

6. Key Activities (Aktivitas yang dijalankan)

Aktivitas kunci maupun strategi kompetitif yang dilakukan oleh bisnis anda supaya value proposition dapat tercipta. Dengan menjual lumpia, melakukan proses produksi dan sebarin info lumpia.

7. Key Resources (Sumber Daya)

Sumber daya utama yang menjadi  bagian usaha anda dalam menawarkan value proposition, menjalin hubungan dengan konsumen dan supplier untuk mendapatkan profit yang diharapkan. Key resource dalam bisnis ini adalah peralatan masak, bahan-bahan masakan, pegawai masak dan marketing yang digunakan seperti laptop dan handphone.

8. Key Partners (Kerjasama)

Key partners adalah pihak-pihak yang bisa anda ajak kerjasama dengan tujuan untuk memperluas ruang lingkup pelanggan anda dan menyebarluaskan produk anda serta meningkatkan penjualan. Bisnis lumpia ini melakukan kerjasama dengan reseller lumpia, warung dan resto.

9. Cost Structure (Struktur Biaya)

Rincian biaya-biaya terbesar yang harus Anda keluarkan untuk melakukan key activities dan menghasilkan value proposition. Seperti bisnis lumpia ini mengeluarkan biaya untuk biaya produksi, biaya pemsaran dan biaya pemasangan iklan.

Dengan itu dibuatnya BMC ini bisa membantu usaha yang akan anda bangun berjalan baik. Maka dari itu, buatlah perencanaannya terlebih dahulu. BMC dapat direvisi berkali-kali sampai anda menemukan model yang sesuai dengan bisnis anda kedepannya.

 

Pembuatan artikel ini adalah sebagai tugas dari mata kuliah kewirausahaan dari kampus Institut STIAMI yang dibimbing oleh Bapak Endra Marsudi, B.Ag., MBA


(Penulis : Anifa Purwaningsih - CB191110132)

Jumat, 02 Oktober 2020

Pengusaha Muda Pemecah Rekor MURI

Siapa sih yang tidak mau sukses ? semua orang pasti punya keinginan untuk sukses terutama anak muda seperti saya yang ingin mencapai harapan menjadi seorang pengusaha muda.

Lalu bagaimana jika ingin membangun usaha di usia muda ? untuk membangun usaha di usia muda itu tidak gampang. Pasti ada sebuah kegagalan dan perjuangan dalam membangun bisnisnya di usia muda. 

Disini saya akan berbagi kisah seorang pengusaha muda yang saya kagumi. Kesuksesan beliau sangat menginspirasi serta memotivasi diri saya dan banyak orang untuk mengambil langkah berani dalam memulai bisnis.

" Sally Giovanny "

Salah satunya adalah seorang pengusaha muda bernama Sally Giovanny, usianya masih 27 tahun. Sally adalah seorang pengusaha Batik Trusmi asal Cirebon, Jawa Barat.

Sally Giovanny, pengusaha muda inspiratif yang memulai usahanya dari nol dengan modal niat dan bismillah. Ia mulai berbisnis di usia 17 tahun. Setelah lulus SMA, Sally ingin membantu perekonomian keluarga dan ingin membiayai sekolah adiknya. Disisi lain Sally memiliki cita-cita menjadi pengusaha mandiri. Ia terlahir dari keluarga "broken home", orang tuanya bercerai ketika umur 6 tahun. Sally memilih menikah muda dengan Ibnu Riyanto, seorang pemuda yang pekerja keras dan mempunyai cita-cita yang sama dengan Sally.  

" Awal Mula Karier "

Sally memulai bisnisnya bersama suaminya, pertama dengan berjualan kain kafan dari modal amplop pernikahannya. Ia berjualan kain kafan tidak menentu penjualannya, sehingga harus memutar otak dan terus berfikir, bagaimana caranya produk yang dijual bisa lebih banyak. Ia pun mengikuti seminar di salah satu daerah di Balikpapan selama tiga hari tiga malam menjadi tambahan ilmunya dalam berbisnis. 

Lalu ia berinisiatif menawarkan kain kafan kepada para produsen batik yang banyak tersebar di tempat tinggalnya di daerah Trusmi. Dari situ ia banyak bertanya kepada para pembuat batik tentang berbagai jenis batik dan cara membuatnya. Sehingga, Sally banyak mendapat ilmu tentang batik Cirebon, proses batik tulis, batik cap, dan motif batik Cirebon.

" Berhasil Membangun Bisnis "

Ia pun berhasil menguasai cara membuat berbagai jenis batik. Di awal usahanya, Sally berdagang batik khas Cirebon dan menawarkan produknya dengan berkeliling pasar, demi mendapatkan pelanggan untuk usahanya, Namun, batik yang diberi nama "Batik Trusmi Cirebon" sempat tidak laku. Menurut sally, mungkin karena dirinya terlalu bersemangat dan langsung action. Tanpa survei dulu, batik apa yang laku di pasaran. Nah, dari kegagalan itu, akhirnya bisa jadi pelajaran, sehingga kita jadi tahu, perencanaan dan tindakan harus beriringan, tidak bisa hanya bertindak tanpa ada perencanaan. 

Yang membuat mereka sukses adalah, walaupun mereka merasa kecewa karena batiknya tidak laku. Tapi disisi lain mereka tetap bersemangat dan tidak menyerah untuk berbisnis. Sehingga mereka memutuskan untuk membuat desain yang lebih bagus dan inovatif. Sampai akhirnya "Batik Trusmi Cirebon" pun laku dan masyarakat mulai banyak mengenakan batik. Sehingga, “Batik Trusmi Cirebon” makin dikenal sampai keluar negeri. Dan batik sempat diklaim Malaysia pada tahun 2008, sebelum akhirnya ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya Indonesia pada tahun 2009.

Saat mulai berkembang, Sally berencana untuk membeli satu pabrik bekas milik pengusaha asal Singapura untuk bisa memproduksi batik lebih banyak lagi. Pabrik dengan luas 1,5 hektare. Sally dan Ibnu juga mulai memperluas jaringan bisnis melalui online. Karena, dunia digital menjadi peluang yang sangat besar dalam bisnisnya. 

" Sukses Menjadi Miliarder "

Berapa tahun kemudian, toko batik Sally dan suaminya mendapat penghargaan Museum Rekor Indonesia sebagai toko batik terluas dengan pemilik termuda sebagai miliuner muda di usia 22 tahun dan pernah menerima Piagam Penghargaan sebagai Eksekutif Berprestasi Indonesia 2013 oleh Forum Peduli Prestasi Bangsa (FPPB).

Saat ini, toko batik yang mereka jalani dengan susah payah sudah memiliki 10 cabang. Tersebar di lima kota besar di Indonesia, di antaranya di Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Medan. Tidak hanya menjual batik khas Cirebon, mereka menyediakan aneka batik nusantara, beragam kuliner khas daerah dan kerajinan tangan. Sally mempekerjakan 850 karyawan tetap dan memiliki 500 perajin batik di Cirebon. Inilah yang membuat saya kagum terhadap mereka, sukses menjadi pengusaha di usia muda yang sudah memiliki banyak karyawan dan cabang dimana-mana serta mendapatkan banyak Piagam Penghargaan.

Prinsip bisnis yang bisa di ambil dari kisah ini yaitu, dari sebuah kegagalan tersebut bisa kita anggap menjadi sebuah pelajaran untuk kita memperbaikinya. Bahwa jatuh bangun dalam berbisnis adalah suatu hal yang dimiliki seorang pengusaha, sebab mereka bisa sukses karena memiliki sikap pantang menyerah dan sikap seperti itulah yang menjadikan seseorang bisa sukses di usia muda.

Pesan dari saya adalah belajar dari kisah ini bahwa, menjadi sukses itu harus jatuh terlebih dahulu untuk menuju kesuksesan, karena tidak semua orang punya bakat jadi pengusaha dan kesuksesan merupakan hasil dari kerja keras, bukan murni dari bakat. Maka dari itu, teruslah berinovasi, dan berpikir kreatif. Kesuksesan selalu diawali dengan perjuangan dan semangat tanpa lelah. Yakinlah bahwa apa yang kita kerjakan/usahakan tidak akan sia-sia. 

 

"Keberuntungan itu akan berpihak pada orang yang siap dan kerja keras"

-  Sally Giovanny  -



Pembuatan artikel ini adalah sebagai tugas dari mata kuliah kewirausahaan dari kampus Institut STIAMI yang dibimbing oleh Bapak Endra Marsudi, B.Ag., MBA


 (Penulis : Anifa Purwaningsih - CB191110132)


Proposal Usaha Makanan "Roti Bakar Sejagat"

PROPOSAL USAHA MAKANAN “ROTI BAKAR   SEJAGAT”   A.     Latar Belakang Dengan perkembangan zaman dan teknologi maka orang sekarang ...